Rumah adat yaitu salah satu aspek penting dari warisan kebiasaan suatu suku atau masyarakat. Di Indonesia pelbagai suku mempunyai rumah adat yang mempunyai keunikan dan ciri khasnya sendiri. Salah satu suku di Indonesia yang mempunyai rumah adat yang indah dan bernilai sejarah tinggi yaitu suku Bugis.

Rumah adat dari suku Bugis tidak hanya berfungsi sebagai daerah tinggal, tetapi juga mencerminkan kehidupan sosial, kebiasaan, dan sistem nilai yang dipegang oleh suku hal yang demikian. Berikut ini yaitu kabar lengkap mengenai rumah adat suku Bugis.

Mengetahui Lebih Dalam Provinsi Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan yaitu salah satu provinsi yang terletak di semenanung selatan Sulawesi, Indonesia. Provinsi ini mempunyai luas sebesar 46.717 km² dan jumlah penduduk 8,851 juta (2019). Sulawesi Selatan sudah melewati pelbagai periode kebudayaan dan pengaruh dari kerajaan-kerajaan maritim yang pernah berkuasa di kawasan ini. Salah satu kerajaan familiar yaitu Kerajaan Gowa-Tallo yang menjadi kekuatan dominan pada abad ke-16 hingga abad ke-18. Selama masa penjajahan, Sulawesi Selatan juga menjadi sentra konfrontasi melawan penjajah.

Tempat Liburan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Selatan yaitu daerah yang kaya akan keindahan alam dan kebudayaan yang memikat. Dari pegunungan yang menakjubkan hingga pantai-pantai yang eksotis, provinsi ini menawarkan pelbagai daerah liburan yang tidak terlupakan.

Kecuali itu, keberagaman kebiasaan yang kaya dari suku-suku yang mendiami kawasan ini juga menjadi kekuatan tarik tersendiri. Salah satunya yaitu Pantai Losari, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung dan Tanah Toraja. Tak hanya itu mereka juga menyediakan daerah bagi Anda yang berkeinginan mencoba tenun kain dan ukiran di Sulawesi Selatan.

Provinsi Sulawesi Selatan yaitu tujuan liburan yang menarik dengan keindahan alam yang memukau dan keberagaman kebiasaan yang kaya. Dari pegunungan hingga pantai, pengunjung bisa menikmati keindahan alam yang luar umum. Kecuali itu, kebudayaan yang kaya dari suku-suku yang tinggal di kawasan ini memberikan pengalaman kebiasaan yang mendalam.

Dengan daerah liburan yang menakjubkan dan kebudayaan yang unik, Provinsi Sulawesi Selatan yaitu daerah yang mesti dikunjungi bagi para pelancong yang mencari pengalaman yang berbeda dan memikat.

Perihal Suku Bugis
Menurut dari website legal Pemerintah Kabupaten Wajo (https://satudata.wajokab.go.id/) Bugis yaitu suku yang tergolong game spaceman Deutro Melayu. Kata Bugis berasal dari kata To Ugi dengan kata “ugi” mengacu pada raja pertama kerajaan Cina di Pammana.

Melewati perdagangan dan eksplorasi maritim, suku Bugis sudah memainkan peran penting dalam sejarah perdagangan di kawasan Asia Tenggara. Keberanian dan kecakapan mereka sebagai pelaut dan pedagang sudah membantu membangun kekerabatan dagang dengan masyarakat di pelbagai daerah.

Kebudayaan suku Bugis mempunyai banyak ciri khas yang membedakannya. Salah satunya yaitu sistem sosial dan hierarki yang disebut “siri’ na pacce”. Cara ini mengontrol struktur sosial masyarakat Bugis menurut kedudukan dan tanggung jawab dalam keluarga dan masyarakat. Kecuali itu, Bugis juga dikenal dengan seni ukir kayu yang rumit, seni tari dan seni tenun ikat yang indah.

Rumah Biasanya Suku Bugis

Rumah Saoraja
Rumah Saoraja yaitu salah satu ragam rumah tradisional suku Bugis yang mempunyai keunikan tersendiri. Rumah adat ini yaitu simbol dari kekayaan dan kehormatan keluarga di masyarakat Bugis, Sulawesi Selatan, rumah ini umumnya diperuntukan bagi kalangan bangsawan.

Rumah Saoraja mempunyai struktur yang megah dan elegan. Bagian rumah ini terdiri dari dua lantai yang terbuat dari kayu yang kuat dan tahan lama. Kecuali atap rumah dijadikan melengkung dengan kemiringan yang tinggi, menyerupai perahu terbalik. Atap rumah ini umumnya dilapisi dengan ijuk atau genting untuk melindungi dari hujan dan panas.

Rumah Saoraja mempunyai tiga pintu masuk yang mewakili tiga tahapan sosial dalam masyarakat Bugis. Pintu utama, yang terletak di tengah, hanya boleh dipakai oleh pemilik rumah dan tamu yang dianggap penting. Pintu samping kiri yaitu pintu yang dipakai oleh keluarga dan teman dekat, padahal pintu samping kanan yaitu pintu yang dipakai oleh pelayan dan pekerja rumah tangga.

Di dalam rumah Saoraja terdapat ruangan utama yang disebut “balla\\\’”. Ruangan ini dipakai untuk mendapatkan tamu, mengadakan acara adat, dan sebagai daerah berkumpul keluarga. Di samping balla’, terdapat ruangan-ruangan lain seperti “lampiasan” yang dipakai untuk menyimpan perhiasan dan harta berharga keluarga, serta “carawang” yang yaitu kamar tidur utama.

Rumah Saoraja juga mempunyai taman di sekitarnya yang disebut “pe’ke’ riang”. Taman ini umumnya dihiasi dengan pepohonan, tanaman hias, dan kolam kecil. Taman ini mempunyai fungsi keindahan dan sebagai daerah berkumpul keluarga untuk bersantai dan menikmati keindahan alam.

Rumah Saoraja bukan hanya sebagai daerah tinggal, tetapi juga melambangkan status sosial dan kekuasaan keluarga. Pembangunan rumah ini melibatkan banyak upacara adat dan ritual yang dijalankan oleh spesialis waris keluarga. Kecuali itu, rumah Saoraja juga menjadi sentra kesibukan kebiasaan dan adat yang penting bagi masyarakat Bugis.